Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kali ini, Rohis Smansa ingin membawa pembaca semua ke salah satu objek wisata terkenal di Sumatera Barat, yaitu Ngarai Sianok. Tentunya, membawa disini bukan berarti badan kita benar-benar berada di sana. Badan kita tetap berada di depan tulisan ini, sedangkan hati dan pikiran kita akan kita bawa terbang ke Ngarai Sianok.
Ngarai yang dalamnya sekitar 100 meter ini membentang sepanjang 15 kilometer dengan lebar sekitar 200 meter dan merupakan bagian dari patahan yang memisahkan Pulau Sumatera menjadi dua bagian memanjang (Patahan Semangko). Patahan ini membentuk dinding yang curam yang dialiri oleh Batang Sianok. Di tepian Batang Sianok ini masih banyak dijumpai tumbuhan langka seperti rafflesia dan tumbuhan obat-obatan. Fauna yang dijumpai misalnya monyet ekor panjang, siamang, simpai, rusa, babi hutan, macan tutul, serta tapir.
Sebagai salah satu objek wisata utama, Ngarai Sianok banyak dikunjungi oleh turis dari dalam maupun luar negeri. Pesona alamnya yang sangat unik mampu membuat orang-orang yang memandangnya berdecak kagum. Sawah, desa, dan pepohonan yang hijau terlihat begitu memukau di dasarnya. Belum lagi populasi kerbau yang sudah memang terkenal di tempat ini sejak zaman kolonial Belanda. Berbagai fotografi dari turis-turis dengan latar belakang objek wisata ini terus bermunculan. Keindahan alam Ngarai Sianok bahkan menginspirasi berbagai pelukis untuk membuat lukisan tentangnya.
Subhanallah, indah banget kan? Kita mesti bersyukur, karena Allah telah menciptakan sebuah bentang alam yang mampu menarik banyak wisatawan itu. Dan tentu, dengan mensyukuri nikmat Allah tersebut, kualitas iman kita akan semakin bertambah. Kita akan semakin menyadari betapa besarnya kekuasaan Allah. Kewajiban kita adalah untuk menjaga dan melestarikan alam ini. Jangan sampai kita menjadi perusak alam sebagaimana yang dikhawatirkan para malaikat dalam QS Al-Baqarah: 30. Tapi hendaknya, kita menjadi seorang khalifah yang mampu berbuat baik di muka bumi ini.
Baiklah, sekian jalan-jalan bersama Rohis Smansa pada kesempatan ini. Mudah-mudahan Rohis Smansa dapat membawa pembaca ke tempat lain di kesempatan berikutnya. Mohon maaf atas segala kesalahan.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Baiklah, sekian jalan-jalan bersama Rohis Smansa pada kesempatan ini. Mudah-mudahan Rohis Smansa dapat membawa pembaca ke tempat lain di kesempatan berikutnya. Mohon maaf atas segala kesalahan.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar